Gerakan Serentak PSN 1 Rumah 1 Jumantik Bersama Forum Kesehatan Desa (FKD) Kecapi

Kader FKD dan Tim Puskesmas Tahunan dalam Pelaksanaan PSN di Desa Kecapi

KECAPI_Juru Pemantau Jentik (Jumantik) merupakan anggota masyarakat yang dilatih oleh Puskesmas setempat untuk memantau keberadaan dan perkembangan jentik nyamuk guna mengendalikan penyakit DBD di suatu daerah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang berselogan 1 Rumah 1 Jumantik. Jum’at, (01/02/19).

Koordinasi PSN 1 Rumah 1 Jumantik bersama Tim Kecamatan Tahunan, Pemerintah Desa Kecapi dan Bidan Desa di Ruangan Petinggi Kecapi.

Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yakni menutup, menguras, mengubur dan memantau terus digencarkan untuk memberantas penyakit demam berdarah di Desa Kecapi. Kegiatan tersebut merupakan tindakan pencegahan penyebaran demam berdarah yang dapat dilakukan secara mandiri.

Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh Kader FKD Desa Kecapi.

Untuk mengantisipasi jumlah penderita dan kematian yang diakibatkannya, Pemerintah Desa Kecapi, bersama para kader FKD bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Tahunan melaksanakan kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk Penyakit Demam Berdarah Dengue (PSN DBD) dengan cara 3M Plus.

Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Sekitar Lingkungan Sekolah.

Di ikuti pula para waga RT se desa Kecapi, lembaga-lembanga dan instansi yang berada di desa Kecapi. Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti;

  • Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan;
  • Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk;
  • Menggunakan kelambu saat tidur;
  • Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk;
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk,
  • Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah;
  • Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.
  • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.
Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh Kader FKD Desa Kecapi.

Dalam penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan. Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak dengan cara 3M Plus ini  dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan.

Berikut merupakan program Pembasmian sarang nyamuk (PSN), yaitu :

  • Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain
  • Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;
  • Mengubur, atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti ban bekas, kaleng bekas, pecahan botol agar tidak menjadi sarang nyamuk dan tempat bertelur nyamuk Aedes; dan
  • Memantau, semua wadah air yang menjadi tempat nyamuk Aedes berkembangbiak.

Petinggi Kecapi Sukambali, menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Desa Kecapi untuk tetap secara rutin melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Kami akan terus meminimalisir penderita ataupun kematian yang diakibatkan oleh DBD melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan perlu ditingkatkan pula kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dan bersih di sekitar lingkungan kita.”

PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa terutama pada saat musim penghujan.

(Adm/D’man) 🙂

INGAT 1 RUMAH 1 JUMANTIK !! 😀

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan