Sadar Akan Potensi, Peternak Desa Kecapi kini Antusias dalam Mengolah dan Mengawetkan Sisa Hasil Pertanian Menjadi Pakan Fermentasi

Foto KKN UNDIP dan Tani Makmur Desa Kecapi (Foto TIM KKN UNDIP)

Jepara, Sabtu (10/08), Mahasiswa Tim II KKN Undip 2019 telah melaksanakan program monodisplin dari bidang keilmuan peternakan. Program ini dikomando oleh mahasiswa jurusan peternakan dan dibantu oleh mahasiswa lainnya. Kegiatan ini berupa pembuatan pakan ternak fermentasi yang berasa dari jerami. Dilaksanakan di Rt 21 dengan berkolaborasi dengan kelompok tani, program ini mulai dilaksanakan pukul 09.00. Melakukan pengecekan terhadap ketersediaan alat dan bahan telah dilaksanakan sehari sebelumnya yaitu berupa memotong jerami, membeli molases, em4, dan garam, drum, terpal, dan lain sebagainya.

Pembuatan Fermentasi Pakan Ternak Oleh KKN UNDIP

Fermentasi pakan merupakan suatu proses pengawetan dan pengolahan bahan pakan yang secara umum berkualitas rendah. Prinsip dari proses fermentasi adalah dengan mengubah karbohidrat pada bahan pakan kedalam bentuk yang lebih sederhana dengan bantuan bakteri baik. Proses fermentasi pakan diharapkan pakan tersebut memiliki kecernaan yang tinggi ketika dikonsumsi oleh ternak. Berpedoman pada kualitas yang rendah, bahan yang dipakai dalam fermentasi pakan adalah jerami. Jerami merupakan limbah pertanian yang banyak ditemukan di Desa Kecapi karena cukup banyak sektor pertanian di Desa Kecapi yang berkonsentrasi pada penanaman padi.

Penyimpanan Jerami yang telah diberi larutan fermentasi (Foto KKN UNDIP)

Pengolahan dimulai dengan membuat larutan fermentasi yang terdiri dari em4, molases, air, dan garam dengan kadar yang disesuaikan dengan banyaknya bahan yang digunakan. Sembari membuat larutan, terpal dilebarkan sebagai tempat jerami yang disebarkan diatas terpal tersebut. Menggunakan alat penyiram tanaman yang dimiliki warga setempat, larutan disiramkan di atas jerami hingga jerami basah. Setelah jerami basah, bekatul disebarkan diatas jerami dan kemudian diballik untuk membasahi bagian jerami yang belum terkena larutan. Setelah dirasa cukup basah, jerami dimasukkan didalam drum dengan memampatkan dengan tujuan menghilangkan ruang udara dalam drum tersebut. Proses tersebut dilaksanakan berulang kali hingga drum terisi penuh sehingga selanjutnya drum bisa ditutup dengan rapat.Proses fermentasi akan berlangsung selama 2 minggu hingga hasil fermentasi siap untuk diberikan kepada ternak sapi sebagai pakannya.

Proses pembuatan pakan ini berlangsung kurang lebih selama tiga jam. Setelah membereskan tempat yang semula digunakan praktik, mahasiswa bersama warga beristirahat sejenak. Pukul 13.00 mahasiswa melakukan sesi dokumtasi bersama kelompok tani sebelum kembali ke posko.

 

(Adm/ Diman)

KKN UNDIP DESA KECAPI 🙂

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan