Rapat Perubahan Ketiga Anggaran Pendapatan Belanja Desa Kecapi Tahun 2020

KECAPI_Telah dilaksanakan rapat terkait Perubahan Ketiga Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) Tahun 2020 di aula Balai Desa Kecapi, yang dihadiri oleh BPD, Petinggi dan Prangkat desa Desa Kecapi pada hari Jum’at, 13/11.

Ini merupakan lanjutan pembahasan perubahan ketiga Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2020 dari rakor petinggi dan perangkat desa kecapi pada tanggal 11/11/2020 lalu.

Hal tersebut dilakukan terkait dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengalihan anggaran dari berbagai sumber. Hampir dari semua sumber pendapatan mengalami pengalihan anggaran baik itu ADD dan Dana Desa. Sehingga mau tidak mau Pemerintah Desa harus melakukan perubahan diberbagai anggaran dan penambahan kegiatan untuk penanganan Covid-19.

Dalam sambutannya Petinggi Kecapi Sukambali menyampikan ucapan selamat datang kepada semua peserta rapat baik dari unsur BPD maupun Perangkat Desa. “Selamat datang dan terima kasih saya ucapkan kepada semua peserta undangan yang telah hadir mulai dari unsur BPD dan perangkat desa, selanjutnya sebelum kita sepakati bersama mari kita cermati bersama-sama uraian draf APBDes Perubahan Ketiga Tahun 2020 yang akan disampaikan oleh Sekdes (Carik) desa Kecapi. Jika ada hal-hal yang perlu disampaikan untuk evaluasi agar disampaikan dalam sesi tanggapan” urainya.

Amrul Fauzi, S.Pd.Ek, ketua BPD Desa Kecapi juga menyampaikan hal yang sama dalam sambutannya beliau juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada perangkat desa yang baru diharapkan kedepannya bisa amanah dan siap melayani masyarakat dengan baik.

“Diharapkan kepada Pemdes Kecapi dalam Rapat Perubahan Ketiga ini menjelaskan secara rinci apa saja yang mengalami perubahan di APBDesa ketiga ini” lanjut beliau.

Dampak dari adanya bencana pandemi Covid-19 ini menyebabkan Pemerintah Desa untuk merombak APBDesa yang ada dari yang semula sebesar 3.951.513.300 menjadi 3.331.513.300. Dari angka tersebut terjadi penurunan sebesar 620.000.000. Penurunan tersebut terjadi akibat dari pemangkasan anggaran baik dari Dana Desa dan ADD.

Dari penurunan itu banyak kegiatan yang ditunda untuk tahun berikutnya antara lain kegiatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan dari DD 6 titik dan 8 titik kegiatan infra struktur yang bersumber dari Bankab.

Pemaparan dan penyampain tentang perubahan APBDesa ketiga tahun 2020 ini akan di alihkan ke BLT selama 3 bulan mulai dari Oktober – Desember 2020 mendatang, ada sekitar 271 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan BLT sebesar Rp. 300.000,- per bulannya.

Setelah dilakukan pencermatan dan pembahasan akhirnya rapat penetapan APBDesa Perubahan ketiga Tahun Anggaran 2020 yang disetujui oleh forum rapat.

(Diman)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan